Tak Perlu Cemas, Ini Tips Melahirkan Normal Dengan Lancar - Caredise

Tak Perlu Cemas, Ini Tips Melahirkan Normal Dengan Lancar

Melahirkan normal bagi ibu baru untuk pertama kali pastilah membuat cemas. Ditambah lagi mendengar kisah-kisah bagaimana lama dan menyakitkannya saat sedang merasakan kontraksi. Apakah prosesnya menyakitkan? apakah jahit area kemaluan setelah melahirkan itu menyakitkan? Bagaimana agar vagina tidak robek saat melahirkan normal?

Pertanyaan itu muncul karena asumsi tentang rasa sakit yang luar biasa saat melahirkan normal terlalu dibesar-besarkan, sehingga gambaran rasa sakit itu terlanjur melekat di pikiran para wanita.

Melahirkan Normal itu

Melahirkan secara normal adalah proses persalinan tanpa tindakan medis apa pun.  Selama proses melahirkan, fokus utamanya adalah bagaimana dan di posisi mana ibu akan merasa nyaman selama proses persalinan. Sesungguhnya ibu dapat mengendalikan seluruh proses persalinan, sementara dokter dan perawat hanya membantu sambil waspada untuk segala jenis keadaan darurat.


Berikut ini merupakan berbagai informasi yang bisa dilakukan oleh ibu hamil yang menginginkan kelahiran normal yang lancar tanpa rasa sakit.

Menemukan sarana kesehatan Melahirkan Normal

Hal pertama yang perlu dilakukan ibu hamil adalah menemukan sarana kesehatan yang mendukung keinginan ini. Langkah ini bisa dilakukan sejak awal kehamilan karena menemukan sarana yang mendukung kelahiran alami bisa menjadi hal yang sulit. Rumah sakit atau sarana melahirkan lainnya harus memiliki dokter atau bidan yang benar-benar sangat sabar untuk menghadapi ibu yang akan melahirkan.

Baca juga : Luka Caesar Cepat Sembuh dan Kering dengan 7 Olahraga Ringan

Menjaga kebugaran tubuh untuk melahirkan normal

Ibu hamil dengan kondisi tubuh yang fit punya kesempatan untuk menjalani proses persalinan yang cepat. Bagi Bunda yang sering melakukan olahraga, tubuh Bunda akan tetap bugar dan daya tahan tubuh tinggi saat menghadapi kontraksi sehingga tidak membutuhkan bantuan epidural atau obat medis lain.

Selama hamil, Bunda bisa melakukan olahraga ringan untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Berenang, jalan kaki di sekitar rumah, atau mengikuti kelas olahraga untuk ibu hamil, tentunya setelah mendapat persetujuan dari dokter ya.

Gambar terkait

Mengikuti kelas ibu hamil

Buat diri Bunda familiar dengan proses kelahiran beserta semua tahapannya. Melatih diri untuk menghadapi setiap kontraksi akan membantu Bunda menghilangkan kepanikan dan bisa menjalani persalinan yang lebih mudah.

Carilah kelas ibu hamil yang tidak terlalu ramai, instruktur yang bersertifikat dan berpengalaman. Juga memiliki tujuan pelatihan yang sama dengan yang Bunda inginkan.

Menjadi cerdas saat periksa kehamilan

Ibu hamil tentu harus melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Hal ini sangat penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang bisa terjadi pada ibu maupun janin. Namun ibu tetap harus menjadi cerdas ketika berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Jika dokter menawarkan berbagai metode tes darah saat hamil dan pemeriksaan palpasi abdomen pada kehamilan maka cobalah selalu bertanya, apakah pemeriksaan itu penting atau tidak. Sering melakukan tes selama kehamilan bisa membuat ibu hamil merasa ketakutan dengan berbagai prosedur medis. Hal ini menyebabkan ibu trauma dan lebih memilih untuk melahirkan dengan obat baik epidural atau persalinan caesar.

Gambar terkait

Mengalihkan perhatian

Bagi Anda yang akan melahirkan anak pertama, proses persalinan rata-rata mencapai 12 hingga 14 jam. Saat kontraksi pertama terjadi, Anda akan merasakannya di bagian bawah punggung, kemudian perut bagian bawah akan terasa kram.
Cobalah untuk tetap tenang, jika Anda menghitung setiap kontraksi dan mulai mengkhawatirkan kapan kontraksi berikutnya akan terjadi, Anda akan merasa sangat lelah dan lemas.
Alihkan perhatian dengan melakukan aktivitas lain seperti berjalan di halaman rumah, mandi dengan shower atau mengobrol dengan pasangan. Apapun yang membantu Anda untuk rileks bisa mempercepat segala sesuatu yang akan terjadi.

Hindari mendengarkan cerita buruk

Ibu hamil biasanya akan sering berbagi mengenai cerita kehamilan dengan ibu yang lain. Sementara ibu yang sudah melahirkan normal juga akan bercerita tentang proses persalinan. Ketika Anda mendengarkan cerita ini maka jangan mendengarkan cerita buruk atau yang menakutkan. Jika ada yang bercerita maka minta untuk berhenti dengan sopan. Cerita buruk hanya akan menambahkan rasa takut sehingga semangat untuk melahirkan normal juga akan turun dan terkena efek dari stres saat hamil. Lebih baik untuk mencoba mencari cerita dari ibu yang sudah melakukan persalinan normal tapi nyaman.

Melahirkan memang menjadi tantangan tersendiri untuk seorang wanita, dan proses lahirannya juga perlu dipersiapkan jauh-jauh hari agar lebih mudah dan nyaman nantinya ya Bun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please wait...

Penawaran Spesial untuk Anda

Dapatkan informasi terkini perawatan aman di rumah, promo, diskon seputar layanan Homecare setiap saat dengan berlangganan informasi. Gratis