STOP AMPUTASI. Berikut 7 Cara Perawatan Luka Diabetes yang Benar

Perawatan luka diabetes sangatlah berbeda dengan perawatan luka pada umumnya. Hal ini dipengaruhi oleh proses penyembuhan luka pada penderita diabetes lebih lama dibandingkan luka pada umumnya. Perlu perawatan luka diabetes yang intensif, teliti, dan benar secara medis agar lekas sembuh dan mengurangi dampak komplikasi. Berikut kami ulas 7 cara mengobati luka diabetes yang benar dan aman sesuai anjuran medis.

1. Mencuci Luka Diabetes

Mencuci luka diabetes

Pada perawatan luka diabetes, pertama yang harus anda lakukan dalam perawatan adalah mencuci luka diabetes. Pencucian ini sangat direkomendasikan untuk menggunakan NaCl 0,9% dimana cairan ini sangat mirip dengan cairan tubuh dan dalam kondisi steril. Jauhi penggunaan bahan berbahaya seperti oli, minyak tanah, ataupun bahan lain yang anda tidak ketahui fungsinya secara benar.

Baca Juga : Klinik luka diabetes dan kanker panggilan ke rumah (Homecare)

2. Mengangkat Jaringan Mati

Pada tahap kedua dalam perawatan luka diabetes adalah pengangkatan jaringan mati berupa nanah, cairan, ataupun jaringan yang mengering. Ingat, pada tahap ini sebaiknya anda didampingi oleh tenaga medis ataupun mempercayakan pada perawat luka.

3. Pemberian Balutan Modern

Pemilihan balutan modern merupakan prinsip dimana menyesuaikan dengan kondisi luka. Bila luka masih berwarna merah dan kecil anda dapat menggunakan balutan konvensional dimana menggunakan kassa sebagai penutup luka yang sebelumnya telah dicuci menggunakan NaCl.

4. Menjaga Kelembapan Luka

perawatan luka diabetes dengan prinsip lembab

Mengganti balutan untuk menjaga kelembapan luka

Menjaga kelembapan luka. Perawatan luka diabetes dianjurkan dalam kondisi lembap. Tidak terlalu kering ataupun terlalu basah. Menjaga kelembapan luka dapat dilakukan dengan cara mengatur waktu penggantian balutan dan perawatan luka. Bila anda menggunakan balutan balutan konvensional dengan kassa, anda dapat mengganti balutan 1-2 hari sekali. Perhatikan dalam perawatan luka diabetes ini agar tidak terkena air dan segera mengganti balutan bila luka tampak rembes dan kotor.

5. Konsumsi Obat Gula

Mengkonsumsi obat khususnya berkaitan dengan diabetes. Perawatan luka diabetes tak ada artinya bila anda belum mengkonsumsi dan mengikuti program pengobatan luka. Bila gula tidak terkontrol, luka akan kian sulit menuju kesembuhan.

Baca Juga : Pesan Layanan Perawatan Luka di Rumah (Homecare)

6. Pecegahan Infeksi

Pencegahan infeksi

Pencegahan infeksi adalah faktor penting dalam perawatan luka diabetes. Pencegahan infeksi ini dapat dimulai dengan cara menjaga kebersihan luka, menutup luka dengan kassa (terbalut), menjaga alat steril, mencuci tangan sebelum damn melaksanakan tindakan serta tidak terkena air ataupun kotor.

7. Pemenuhan Nutrisi

Nutrisi sebagai bagian dari perawatan luka diabetes

Pemenuhan nutrisi yang sesuai anjuran. Pada penderita luka diabetes, dianjurkan untuk mengkonsumsi protein seperti putih telur, susu, daging dll. Pemenuhan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh pasien untuk membentuk sel baru dan juga melawan infeksi.

Baca Juga : Daftar Spesialis Luka Diabetes di Jakarta

alat yang dibutuhkan perawatan luka diabetes

Alat dan cara perawatan luka diabetes

Tahapan Perawatan Luka Diabetes

Sipkan kasa streril (bisa dibeli di apotik), plester/hipafix/mikropor, gunting, kantong plastik, dan NaCl 0,9%, sarung tangan, pinset, kom (pinset, gunting, dan kom dalam kondisi steril bisa dengan cara direbus pada air mendidih 30 menit). Atau anda dapat membeli set perawatan luka lengkap sekali pakai dengan harga murah di apotik terdekat.

Persiapan Perawatan Luka

  1. Cuci tangan sebelum perawatan
  2. Atur posisi senyaman mungkin
  3. Siapkan alat yang diperlukan dan dekatkan dengan pasien.
  4. Keluarga yang akan melakukan ganti balutan mencuci tangan dengan sabun.
  5. Balutan lama dibuka dan dibuang ke kantong plastik

Membersihkan Luka

  1. Cuci luka dengan kasa yang diberikan NaCl  0,9% sebelumnya.
  2. Keringkan luka dengan kasa steril
  3. Jika luka masih basah, kompres luka dengan kasa yang diberi NaCl 0,9% kembali.
  4. Setelah bersih, berikan obat luka diabetes berupa balutan modern, salep luka dll sesuai dengan kondisi dan kategori luka.
  5. Tutup luka yang diikompres kasa  yang diberi NaCl 0,9% 1 lapis ditambah dengan kasa kering diatasnya.
  6. Plester ataupun berikan balutan dengan verban ataupun perekat.
  7. Plester tidak terlalu ketat atau terlalu longgar
  8. Cuci tangan anda setelah membalut luka
  9. Balutan dan luka diabetes diganti 1-2 hari sekali sesuai adanya rembesan atau tidak serta kondisi rembesan, kotor, atau basahnya balutan.

Baca juga : Pusat Homecare Perawatan Luka Jakarta

Luka Biasa vs Luka Diabetes

Luka diabetes berbeda dengan luka biasanya. Memungkinkan luka tidak sadar dapat terjadi akibat penurunan fungsi syaraf tepi akibat tingginya gula darah. Tingginya gula darah ini juga menyebabkan aliran oksigen dan nutrisi dimana sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan luka tidak sampai optimal pada luka. Alasan lainnya adalah berkurangnya fungsi imunitas pada penderita diabetes, akibatnya luka lebih mudah mengalami infeksi yang nantinya akan memperlama proses penyembuhan luka. Untuk itu perlu perawatan luka diabetes yang tepat.

Baca Juga : RUMAH Spesialis luka diabetes : Perawatan luka kapan dan dimana saja

perawatan luka diabetes

perawatan luka basah vs kering

Bila Luka Terlajur Terjadi

Saat luka terjadi dan tak kunjung sembuh, hal pertama yang harus anda lakukan adalah tetap tenang dan tidak panik. Selanjutnya anda perhatikan kondisi dan warna luka. Bila luka didominasi oleh warna merah, memungkinkan untuk dilaksanakan perawatan sendiri. Namun, perlu diperhatikan apabila terdapat nyeri hebat pada luka, perdarahan, terdapat cairan nanah, ataupun berwarna kehitaman pada luka. Segera hubungi perawat spesialis luka terdekat untuk kunjungan perawatan.

Baca Juga : Spa Kaki Diabetes : Cegah Amputasi Sejak Dini

Selalu Waspada dalam Perawatan

Perawatan luka diabetes yang aman dan benar secara medis umumnya melalui 3 tahapan perawatan. Jangan terkecoh pada perawatan menggunakan obat herbal, serbuk, ataupun bahan lain berbahaya tanpa ada rekomendasi dan ijin yang benar dari petugas kesehatan. 

perawatan luka diabetes dimulai dari mencuci luka

Pencucian luka dengan NaCl 0,9%

Segera Rujuk 

Luka tidak dapat anda tagani sendiri apabila luka diabetes anda mengalami perburukan ataupun pada kondisi komplikasi luka.

  1. Berbau, rembes ataupun bernanah
  2. Berwarna kehitaman, nekrotik, dan semakin menjalar.
  3. Terdapat nyeri ataupun sakit tak tertahankan pada luka
  4. Luka semakin melebar, semakin dalam dan semakin menjalar
  5. Anda mengalami demam, kelelahan ataupun lemas akibat infeksi
  6. Fisik anda kian menurun

 

Direview tanggal: November 1, 2018 | Terakhir Diedit: November 1, 2018

 

Top Artikel :

RUMAH Spesialis luka diabetes : Perawatan luka kapan dan dimana saja

Pusat Homecare Perawatan Luka Jakarta

Rumah Luka Diabetes dan Kanker Digital (Homecare)

Klinik luka diabetes dan kanker panggilan ke rumah (Homecare)

Homecare Perawatan Luka