Luka Diabetes: Perawatan Oleh Spesialis Luka Hingga Sembuh 100%

Luka Diabetes: Perawatan Oleh Spesialis Luka Hingga Sembuh 100%

Bila anda mengalami penyakit diabetes melitus anda bisa saja mengalami luka diabetes melitus atau sering juga disebut ulkus diabetikum. Pasalnya sekitar 50% penderita diabetes dapat mengalami luka/ulkus yang dapat berujung fatal.

Bila anda mengalami luka ini, anda tidak perlu khawatir mengingat luka ini dapat sembuh bila ditangani dengan tepat baik luka diabetes basah ataupun diabetes kering. Berikut akan kami ulas secara lengkap mengenai luka pada penderita diabetes.

Luka Diabetes Melitus Tidak Sembuh? 

Anda perlu tetap tenang. Pasalnya bila telah terjadi luka bukanlah akhir dari segalanya. Alasan luka diabetes tidak sembuh-sembuh adalah perawatan yang kurang tepat, infeksi, tingginya kadar gula darah, kurang asupan nutrisi dll. Bila hal ini dapat anda jaga, luka diabetes bisa sembuh hingga 100%.

Baca Juga: Cara Mengobati Luka Secara Aman

Penjelasan Secara Umum

Luka atau ulkus diabetes merupakan luka terbuka pada penderita diabetes yang umumnya dapat terjadi pada kaki. Kejadian pada kaki dapat berkisar 15% dari total penderita serta 6% diantaranya mengalami infeksi (APMA). 

Ciri-ciri Luka Diabetes Basah/Kering

Umumnya gejala yang dapat ditemukan diantaranya seperti luka yang sulit sembuh, penurunan rasa/sensasi sehingga luka tidak terasa, terasa kebas pada area kaki dan tungkai, serta ditemukan infeksi atau nanah pada luka yang tak kunjung hilang. Untuk memastikan luka anda adalah berkaitan dengan diabetes atau bukan, anda dapat memeriksa gula darah anda pada dokter untuk mengetahui lebih pasti.

Pada masyarakat umumnya dibedakan antara ciri luka diabetes melitus basah dan diabetes kering. Padahal, menurut medis isitilah diabetes basah dengan luka ataupun luka diabet kering tidak dipergunakan. Tingkatan keparahan atau stage luka yang membedakan antara luka diabetes melitus yang satu dan yang lainnya.

Baca Juga: Alasan Luka Diabet Sulit Sembuh

Penyebab Terjadinya Luka

Luka atau ulkus diabetes ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berhubungan seperti tingginya gula darah, kerusakan fungsi saraf, penurunan imunitas penderita, gangguan sirkulasi dan peredaran darah, serta penurunan indera perasa yang memungkinkan luka diabetes tanpa disadari telah terjadi dan parah.

Skala Luka dan Tingkat Keparahan

Umumnya dokter akan menentukan derajat ataupun tingkat keparahan menggunakan skala 0-3 untuk ulkus diabetes (Healthline, 2018).

Skala 0: Anda tidak mengalami luka diabetes, namun memiliki resiko tinggi.

Skala 1: Anda mengalami luka tanpa adanya infeksi/komplikasi.

Skala 2: Anda mengalami luka yang dalam sehingga otot/tendon terlihat.

Skala 3: Anda mengalami luka dimana terjadi abses, infeksi, borok berbahaya.

Faktor Resiko Terjadinya Luka

Setiap penderita diabetes sangatlah beresiko untuk mengalami luka diabetes. Faktor lain yang dapat meningkatkan resiko luka diantaranya ukuran sepatu yang terlalu sempit, malas mencuci kaki, pemotongan kuku yang kurang tepat, merokok, konsumsi alkohol, komplikasi ginjal ataupun jantung. Pencegahan awal luka sangat penting untuk mengurangi komplikasi di kemudian hari.

Baca Juga: Cara Merawat Luka Diabet Secara Aman 

Cara Melakukan Pencegahan

Tidak semua penderita diabetes mengalami luka. Pencegahan sebenarnya dapat dilakukan dengan beberapa upaya seperti menjaga gula darah tetap stabil dan mengurangi faktor resiko lainnya seperti tidak merokok atau mengkonsumsi alkohol, menggunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai, dan melakukan perawatan luka dengan tepat di awal terjadinya luka.

Baca Juga: Mencegah Luka dengan Senam Kaki

Cara Mengobati dan Merawat

Masalah ini berbeda dengan luka biasa dan memerlukan penanganan khusus. Saat awal terjadinya luka, sebaiknya anda datang ke klinik khusus luka atau perawatan home care. Dianjurkan untuk melakukan perawatan ke petugas kesehatan pada awal kunjungan. Keberhasilan pengobatan ditentukan oleh beberapa faktor seperti kestabilan gula darah, infeksi, asupan nutrisi, serta kelembaban luka. Agar lekas sembuh kami anjurkan agar anda: 

  • Mengkonsumsi obat gula agar gula darah anda stabil
  • Menjaga kebersihan balutan luka 
  • Mengganti balutan bila kotor
  • Balutan luka tidak terkena air 
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein
  • Tidak mengganti balutan terlalu sering, paling tidak 1-2 hari sekali seuai kondisi kebersihan balutan

Segera Rujuk Bila Semakin Parah

Bila luka anda semakin memburuk seperti infeksi yang menjalar, nyeri berat pada luka, infeksi dan luka semakin meluas, serta luka semakin pucat ataupun berwarna kehitaman. Segera rujuk untuk mendapatkan perawatan intensif mengingat komplikasi ini dapat mengancam nyawa bila kondisinya semakin parah.

Rumah Luka Diabetes

Anda tidak sendiri dalam menangani luka diabetes melitus ini. Layanan rumah luka diabetes telah memfasilitasi penderita luka mencapai kesembuhan secara optimal. Rumah luka memungkinkan kemudahan luka dm dirawat, diobati, dan disembuhkan dengan metode perawatan yang modern.

Referensi: 

Diabetic Woundcare. American Podiatric Medical Association Accessed at 12 Wednesday 2018 07:08 Am 

Fields, Lisa. 2018. Diabetes and Wounds: Caring for Sores. US: WebMD

Kim, Steve (Ed). 2016. Diabetic Foot Pain and Ulcers: Causes and Treatment. US: HealthLine

Hubungi Segera: Klinik Perawatan Luka dan Homecare Caredise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please wait...

Penawaran Spesial untuk Anda

Dapatkan informasi terkini perawatan aman di rumah, promo, diskon seputar layanan Homecare setiap saat dengan berlangganan informasi. Gratis