Amazing. 10 Kandungan Gizi Beras Merah & Manfaat Paling Langka

Indonesia merupakan negara kaya pengahasil bahan-bahan makanan termasuk beras merah. Seperti yang kita ketahui bahwa Oryza glaberrima dapat dijadikan sebagai makanan pengganti nasi atau substitusi bagi penderita diabetes. Namun, jangan salah. Kandungan gizi pada beras merah ternyata cukup lengkap dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. 

1. Tinggi Serat 

Bila kita membandingkan kandungan serat dengan beras putih, tentunya terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Dalam satu cangkir beras merah dapat mengandung 3,5 gram serat. Sedangkan pada beras putih hanya terdapat 1 gram kandungan serat.

The National Cancer Institute merekomendasikan 25 gram serat per hari mengingat manfaat serat seperti melancarakan pencernaan, menurunkan kolesterol, dan menjaga berat badan tetap ideal.

2.Minyak Essensial

Kandungan minyak essensial cukup tinggi tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa kandungan tersebut dapat menurunkan kolesterol serum dimana merupakan faktor utama dalam kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah.

3. Kaya Protein

Beras merah kaya protein

Pada bagian endosperm beras merah kaya kandungan protein dimana bisa mencapai angka 40%-80%. Seperti kita tahu bahwa protein sangat dibutuhkan untuk sistem kekebalan tubuh agar tidak renta terhadap penyakit, berperan dalam pembentukan otot, pemulihan pasca sakit atau didalam penyembuhan luka. 

4. Proantocyanin

Zat warna yang terdapat pada beras ini merupakan senyawa alami proantocyanin yang dapat mencegah penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker.

5. Vitamin B dan Mineral

Kandungan vitamin B yang tinggi dapat bermanafaat untuk mencegah beberpa penyakit seperti contohnya beri-beri. Selain itu vitamin b juga dapat mendukung kesehatan syaraf, mata dan pembentukan hemoglobin (HB). 

6. Indeks Glikemik Rendah 

Beras merah Indeks glikemik rendah

Indeks glikemik merupakan sebuah ukuran seberapa cepat makanan dapat meningkatkan gula darah. Pada beras putih indeks glikemik dapat mencapai 56-78. Sedangkan pada beras merah memiliki indeks glikemik rendah dimana berkisar antara 50-55. Sangat cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes melitus. 

7. Asam Pytat 

Kandungan asam pytat dapat berperan sebagai antioksidan dan anti kanker. Sebuah studi kohort di Inggris yang melibatkan 35.972 perempuan sebagai subjek penelitian menemukan bahwa konsumsi whole grain dan konsumsi buah-buahan memberikan efek proteksi terhadap kanker payudara pada perempuan premenopouse.

8. Tinggi Magnesium

Magnesium merupakan kandungan gizi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang. Pada seatu mangkuk beras merah (195 gram) dapat mengandung 84mg magnesium. Sedangkan dalam satu mangkuk beras putih dengan takaran sama hanya mengandung 19mg magnesium. 

9. Rendah Kalori

Makanan yang mengandung rendah kalori dapan mencegah terjadinya beberapa masalah kesehatan seperti jantung, stroke, kolesterol dll. Dalam satu gelas beras merah dapat mengandung 218 kalori sedangkan pada beras putih mengandung 242 kalori.  

10. Endopeptidase Prolyl

Beras merah baik untuk alzheimer dan mencegah demensia

Kandungan gizi endopeptidase prolyl bermanfaat untuk menghambat enzim berbahaya yang dapat memicu penyakit alzheimer. Selain itu, kandungan gizi mikro endopeptidase prolyl dapat membantu mengatasi masalah kesehatan lainnya seperti demensia ataupun amnesia.

Penelitian Terkait

Beras merah memiliki efek protektif terhadap kejadian DM tipe 2 pada penduduk Amerika. Hasil studi meta analisis Sun et al. (2010) dari Departements of Nutrition Brigham and Women’s Hospital and Harvard Medical School yang merangkum 3 penelitian dengan jumlah sampel penelitian 88,343. 

Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi beras putih ≥ 5 porsi per minggu dibandingkan < 1 porsi per bulan diperoleh nilai RR 1,17 (95% CI = 1,02-1,36), sebaliknya konsumsi beras merah ≥ 2 porsi per hari dibandingkan < 1 bulan per minggu menunjukkan RR 0,89 (95% Cl = 0,81-0,97). Konsumsi 50 gram per hari beras yang merah akan menurunkan risiko DM sebesar 16%.

Baca Juga: Menu Diet Sehat Paling Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *