Luka Sembuh dengan Pengangkatan Jaringan Mati/Debridment

Luka kronis yang disebabkan oleh diabetes atau lainnya diketahui bisa cepat sembuh jika dibersihkan secara teratur dengan proses pembersihan yang dinamakan debridment (pengangkatan jaringan yang rusak atau mati). ini akan menghilangkan bakteri, jaringan yang terinfeksi, atau jaringan yang sudah mati sehingga luka menjadi bersih dan bebas bakteri.

Debridment adalah tindakan mengangkat atau menghilangkan jaringan mati, jaringan terinfeksi dan benda asing dari dasar luka sehingga dapat ditemukan dasar luka dengan aliran darah yang baik. Apabila jaringan mati tersebut tidak dihilangkan, maka penyembuhan luka tidaklah optimal. Karena warna dasar luka bagusnya berwarna merah, bukan kuning ataupun hitam

Tujuan

Tujuan dilakukannya debridement yaitu untuk mengeluarkan kontaminan dengan rasa nyeri yang minimal pada pasien serta trauma jaringan yang minimal pula.untuk luka yang kotor,mencelupkan bagian yang cidera ke dalam air yang sama dengan suhu tubuh , dapat meredakan nyeri dan dapat membantu menghilangka debris.

Tahukah kamu metode pengangkatan jaringan mati/
debridment bukan hanya dengan air bersih atau air infus dan kassa saja? Mari kita bahas lengkap terkait pengangkatan jaringan mati/debridment

Baca juga : 7 Jenis Cairan Pencuci Luka Aman Sebagai Obat di Apotek

Menurut para ahli, ada berbagai macam metode
pengangkatan jaringan mati/debridment , diantaranya:

  1. Autolysis Debridment
    Autolysis Debridment adalah pengangkatan jaringan mati secara alami oleh tubuh dengan menciptakan kondisi lembab pada luka. Luka yang berwarna kuning dan hitam akan menjadi lunak dan mudah diangkat bahkan bisa terserap dengan balutan yang memiliki daya serap cairan luka.
  2. Chemical Debridment
    Chemical Debridment merupakan pengangkatan jaringan mati menggunakan bahan-bahan alami seperti pepaya, lidah buaya, daun pisang dan bisa juga menggunakan magot/belatung. Namun di Indonesia belum dapat ditentukan magot yang dapat digunakan untuk mengangkat jaringan mati.
  3. Mechanical Debridment
    Pengangkatan jaringan mati menggunakan kassa (digosok/diusap), pinset dengan prinsip bersih atau dengan irigasi tekanan tinggi.
  4. Conservatife Sharp Wound Debridment (CSWD)
    Pengangkatan jaringan mati dengan menggunakan gunting, pinset dan bisturi yang dilakukan pada jaringan mati sehingga tidak berdarah dan tidak menimbulkan nyeri. CSWD dilakukan hanya dengan tenaga kesehatan yang berlisensis ETN, WOCN, CWCC, WCET dan WOCNCB.
  5. Surgical Debridment
    Yaitu tindakan pembedahan dengan menggunakan benda tajam dan di ruang pembedahan dengan dokter yang ahli. Karena bukan hanya jaringan mati, namun jaringan sehat yang memerlukan anestesi untuk mengurangi nyeri.

Baca juga :
5 Alasan Luka Diabetes Sulit Sembuh dan Cara Mengobati Borok Luka
Perawat Luka Homecare, Klinik, & Bisa Dipanggil Ke Rumah
Perawatan Luka Gangren, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati


Referensi
Arisanty, Irma Puspita. (2013). Konsep dasar manajemen perawatan luka. Jakarta: EGC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *