10 Tips Perawatan Luka Operasi Caesar Agar Luka Tidak Terbuka

Setiap pengalaman Kehamilan-Melahirkan adalah unik termasuk didalamnya adalah luka operasi caesar. Pengalaman seputar direncanakannya operasi caesar, proses melahirkan, mendengar tangisan pertama sang buah hati, hingga pemulihan menarik untuk kita bahas. Termasuk  perawatan luka operasi caesar agar tidak terbuka kembali, menjaga rutinitas sehari-hari, serta perawatan diri yang dapat dilakukan di rumah. Berikut kami ulas beberapa tips merawat luka operasi caesar agar lekas sembuh dan tidak terbuka kembali.

  1. Mencari Sahabat Berbagi

Berbagi tips pasca operasi dan perawatan luka pada orang terdekat

Setelah bunda pulang dari rumah sakit dan perawatan selesai, bunda akan pulang kembali ke rumah. Jangan segan untuk mencari informasi seputar perawatan pasca operasi caesar pada kawan, tetangga, atau lebih baik bila ada kenalan perawat ataupun dokter. Jangan segan untuk minta bantuan bila bunda membutuhkannya. Selayaknya kehamilan, pasca melahirkan setelah operasi caesar perlu update informasi dan bantuan orang terdekat bila membutuhkan sesuatu.

Baca Juga: Berikut 10 Fakta Manfaat Pijat Bayi Yang Wajib Anda Tahu

  1. Tenang Saat Nyeri Datang

Setelah operasi caesar dilaksanakan, bunda dapat mengalami nyeri hingga 3 minggu. Namun, tingkatan nyeri sudah dirasa berkurang mulai hari ke 2 ataupun ke 3. Bila nyeri tak tertahankan anda dapat berkonsultasi pada dokter, umumnya dokter juga meresepkan obat pereda nyeri saat anda pulang dari rumah sakit.

  1. Perawatan Luka yang Tepat

Lakukan perawatan atau penggantian balutan sesuai anjuran tenaga medis. Umumnya seminggu setelah anda melahirkan dianjurkan kembali untuk kontrol dan perawatan luka pasca operasi caesar. Setelahnya, balutan dibuka ataupun dianjurkan perawatan dan penggantian balutan pada bidan atau perawat terdekat. Waspada ya bunda, kondisi balutan harus bersih dan tidak boleh terkena air saat mandi.  

Baca Juga: Bayi saya Kuning. Apakah ini Hiperbilirubinemia?

  1. Konsumsi Protein yang Cukup

Konsumsi protein dari putih telur untuk penyembuhan luka

Protein merupakan elemen nutrisi yang bermanfaat dalam pembentukan sel baru dan mempercepat penyembuhan luka. Termasuk pada luka pasca operasi  caesar. Protein dapat berasal dari putih telur, daging, susu dll. Untuk lebih mudahnya, bunda dianjurkan konsumsi 3-6 butir putih telur setiap hari dengan berbagai macam bentuk olahan.

  1. Berolahraga Yang Ringan Saja

Olahraga ringan seperti berjalan kaki di sekitar rumah sangatlah baik untuk dilakukan. Selain untuk kebugaran, juga dapat memperkuat massa otot dan mengurangi resiko kontraktur atau kekakuan sendi. Aktivitas lainnya yang dapat dikerjakan yaitu senam pasca nifas. Namun perlu didiskusikan dengan petugas medis yang menangani anda.

  1. Hindari Aktivitas Fisik Berat

Agar luka operasi caesar tak terbuka kembali, janganlah anda mengangkat beban terlalu berat melebihi berat bayi. Selain itu aktivitas fisik berat seperti membersihkan rumah terlalu berat, jogging, ataupun berenang wajib anda hindari. Aktivitas seperti biasa dapat anda kembali kerjakan dalam waktu 4-8 minggu dengan catatan fisik sudah optimal.

  1. Cegah Konstipasi atau Sulit BAB

Sulit BAB ataupun konstipasi dapat membuat bunda tidak nyaman. Akan ada tekanan pada area abdomen dan membuat tak nyaman pada luka operasi caesar bunda. Konsumsi air sampai 2 liter/8 gelas perhari, konsumsi buah dan sayuran dapat mengurangi resiko konstipasi selama bunda dalam pemulihan luka operasi caesar.

Baca Juga: Perawatan Kehamilan dan Nifas

  1. Cemas, Kecewa, dan Sedih

Perasaan kecemasan dan kecewa dapat muncul pasca operasi caesar. Kondisi ini juga dapat terjadi pada bunda yang lahir normal kok. Itulah gejala dari Post-Partum Blues. Cobalah bunda bercerita dengan pasangan, teman dekat, atau keluarga mengenai kondisi saat ini. Bila beberapa hari atau berminggu-minggu kondisi ini belum mereda, segera konsultasikan pada dokter ataupun paramedis terdekat dari lokasi bunda.

  1. Segera rujuk pada paramedis

Segera ke paramedis bila mengalami kondisi ini

Apabila mengalami kondisi pada luka operasi caesar merembes, terbuka kembali, kemerahan, perdarahan pada vagina tak kunjung berhenti selama 4 hari, demam diatas 38 celcius, sakit kepala berlebihan. Melahirkan dengan operasi Caesar sama-sama mulianya, sama berjuangnya, sakitnya dan cerita indah tak terlupakan selama proses Kehamilan-Melahirkan. Terkhusus pada kondisi pasca operasi Caesar, memerlukan kesabaran dan disiplin dalam menjaga luka agar tidak terbuka kembali dan lekas sembuh.

 

Referensi:

Jacobson, Jhon et all (ED). 2018. Going Home After C-Section. US: Medline Plus

Murkoff, Heidy. 2018. Caring for Minimizing Your C-Section Scarr. www.whattoexpect.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *