Akibat Lecet, Anak Ini Infeksi Luka Sampai Mengalami Kebocoran Jantung

Akibat Lecet, Anak Ini Infeksi Luka Sampai Mengalami Kebocoran Jantung

Siapa yang tak pernah mengalami luka lecet, goresan, ataupun luka kecil lainnya? Apalagi pada anak yang aktif bermain sebagai bagian dari tumbuh kembangnya. Namun, nasib kurang beruntung dialami oleh Abbi, gadis cilik berusia 3 tahun di Inggris ini mengalami nasib kurang beruntung karena infeksi luka. Pasalnya, luka lecet akibat terjatuh saat Abbi Holland bermain di taman sekolah.

Abbi Holland saat Perawatan. Image Source:
https://www.manchestereveningnews.co.uk

Awal Permasalahan

Dikutip dari manchestereveningnews.co.uk, Abbi mengalami luka akibat terjatuh di sekolah. Petugas sekolah saat itu memberikan handuk basah pada luka Abbi sebagai petolongan pertama. Namun, hal tak diduga terjadi selang beberapa jam kemudian. Suhu tubuh Abbi melejit tinggi hingga 43C dan kedua orang tua Abbi terpaksa merujuknya ke rumah sakit.

Baca Juga: Cara Mengobati Luka Secara Aman

Abbi harus diopname selama 4 bulan dan mendapat terapi antibiotik. Infeksi ini sangat membandel hingga membuat katup jantung Abbi mengalami kebocoran. Untuk menyelamatkan kondisinya, Abbi menjalani operasi jantung pada usia 7 tahun. Untungnya operasi berjalan lancar. Hingga saat ini Abbi harus mengkonsumsi obat secara rutin sepenjang hidupnya serta operasi ulang bila terjadi suatu komplikasi yang tak diinginkan.

Pelajaran dari Kisah Abbi

Penting untuk melakukan penaganan luka bagi siapapun, terkhusus orang tua bila anak mengalami luka. Penanganan pertama pada luka perlu dilakukan dengan tepat serta segera merujuk apabila terjadi tanda-tanda luka infeksi.

Baca Juga: Cairan Pencuci Luka yang Dianjurkan

Pertolongan Pertama

Dilansir pada halaman WebMD, penanganan pertama pada yang dapat dilakukan seperti:

  • Mengentikan perdarahan. Hal ini merupakan penanganan utama apaila terjadi perdarahan. Hentikan perdarahan menggunakan kassa, kain bersih dll. Apabila terdapat benda menancap, jangan cabut kecuali pertolongan medis.
  • Tinggikan Posisi. Bila terjadi ditangan atau lengan, tangan dapat ditinggikan melebihi tinggi jantung untuk memperlambat perdarahan.
  • Cuci Tangan. Setelah pertolongan pertama menghentikan perdarahan, cuci tangan dengan sabun atau antiseptik sebelum mencuci dan membalut luka.
  • Cuci dan Bersihkan Luka. Cuci luka dengan air mengalir, cairan antiseptik atau normal salin. Jangan menggunakan alkohol, hidrogen peroksida atau iodine karena dapat merusak jaringan.
  • Lindungi Luka. Berikan salep antibiotik untuk mencegah infeksi, kemudian tutup luka dengan rapat. Jaga kebersihan balutan luka dan ganti setiap 1-3 hari kemudian.

Kapan Harus Ke Dokter?

Beberapa kondisi seperti perdarahan pada luka tak kunjug berhenti, luka dalam, mengenai organ vital, wajah dll. Termasuk tanda luka infeksi seperti demam tinggi, bengkak, kemerahan sekitar luka, terdapat rembesan berupa nanah pada luka.  




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please wait...

Penawaran Spesial untuk Anda

Dapatkan informasi terkini perawatan aman di rumah, promo, diskon seputar layanan Homecare setiap saat dengan berlangganan informasi. Gratis