Cari Tahu ! Perawatan luka Secara Herbal

Obat herbal merupakan tanaman atau tumbuhan yang memiliki efek terapi atau efek lain yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Komposisinya berupa bahan mentah atau bahan yang telah mengalami proses lebih lanjut yang berasal dari satu jenis tanaman. Beberapa obat herbal dapat digunakan juga sebagai bahan pencuci luka karena khasiatnya dapat membunuh bakteri sehingga luka tidak menimbulkan bau. Berikut beberapa obat herbal yang digunakan untuk luka diabetes:

  1. Madu
    Madu memiliki 5 kegunaan dalam proses penyembuhan luka yaitu antimikrobial, antiinflamasi (peradangan), membantu pelepasan slough(nanah) dan jaringan nekrotik (jaringan mati berwarna kuning dan hitam), memberikan kelembaban pada area luka dan menghilangkan bau. (acton&dunwoody, 2008)
  2. Ekstrak papaya dan getah papaya
    Dalam penelitian lain juga ekstrak papaya dan getah papaya berguna untuk penyembuhan luka diabetes dengan meningkatkan granulasi (jaringan sehat), hydroxypoline dan peningkatan kolagen pada area luka yang meningkatkan proses penyembuhan luka. (Sudhakar&Thenavai 2014).
  3. Nanas
    Nanas juga dapat dimanfaatkan dalam penyembuhan luka. Kandungan Bromelain (Enzyme protease) terbukti efektif sebagai antiinflamasi(peradangan) dan imunomodulator. (Dahlia, 2013)
  4. Rebusan daun sirih
    Menurut penelitin Mun’im, Azizah dan Fimani (2010) rebusan daun sirih mengandung tannin, flavonoid dan eugenol sebagai cairan pembersih luka ulkus diabetes memiliki pengaruh signifikan dalam mempercepat proses penyembuhan luka.
  5. Rebusan daun jambu biji
    Menurut Wijaya dan Aditiastahana (2010), Salah satu bahan larutan pencuci luka yang aman adalah daun jambu biji karena mengandung antimikroba seperti minyak esensial, flavonoid, tannin, dan alkaloid. Dimana ekstrak air daun jambu biji efektif terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa.

Baca Juga : 6 Bahan Alami Mudah di Dapat untuk Mengobati Luka Bakar Ringan

Beberapa penelitian tersebut baru diuji cobakan pada hewan. Untuk diaplikasikan kepada manusia masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. Namun supaya lebih aman dan cepat ditangani, sebaiknya melakukan perawatan luka di klinik perawatan luka terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *